Untuk menjawab dan memberikan solusi bagi para anggota Masyarakat Adat Makatana Minahasa tentang kebutuhan aneka jenis darah yang sering terasa sulit dicari pada saat dibutuhkan maka organisasi membuka pendaftaran bagi anggota Makatana Minahasa yang ingin jadi pendonor darah. Darah dari donor tidak akan diambil sebelum dibutuhkan,
darah dari pendonor hanya dikhususkan digunakan dan dimanfaatkan oleh anggota resmi Makatana Minahasa bersama keluarganya (Orang tua - Suami - Isteri - Anak)).
Mari jo torang jadi pelopor misi kemanusiaan dengan mengisi formulir dibawah ini. Semoga Opo Empung Wailan Wangko sertai terus torang pe langkah dihal yang baik dan benar. Tuhan Yesus Memberkati. #NyakuSiMakatana
Ini manfaatnya bagi Anda jika melakukan donor darah:
A. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.
B. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.
C. Membantu menurunkan berat badan
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.
D. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.
E. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah "rambu peringatan" yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.
Syarat Menjadi Pendonor :
1. Usia 17-60 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orangtua)
2. Berat badan minimal 45 kg
3. Temperatur tubuh 36,6 – 37,5 derajat Celcius
4. Tekanan darah baik yaitu sistole = 110-160 mmHg, diastole = 70-100 mmHg
5. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali/menit
6. Hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk laki-laki minimal 12,5 gram
7. Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak 5 kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan
8. Calon donor dapat mengambil dan menandatangani formulir pendaftaran, lalu menjalani pemeriksaan pendahuluan, seperti kondisi berat badan, HB, golongan darah, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan dokter
Anda tidak bisa berdonor darah bila:
1. Pernah menderita Hepatitis B
2. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
3. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah mendapat transfusi
4. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tato/tindik telinga
5. Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
6. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah operasi kecil
7. Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi kecil
8. Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, stetanus dipteria atau profilaksis
9. Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles dan tetanus toxin
10. Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
11. Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang
12. Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transplantasi kulit
13. Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan
14. Sedang menyusui
15. Ketergantungan obat
16. Alkoholisme akut dan kronis
17. Mengidap Sifilis
16. Menderita Tuberkulosis secara klinis
17. Menderita epilepsi dan sering kejang
18. Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
19. Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya thalasemia
20. Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV dan AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks dan pemakai jarum suntik tidak steril)
21. Pengidap HIV dan AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah
>>> Klik link / copy link untuk registrasi Bank Darah - Makatana Minahasa : https://forms.gle/VxKqQ9BkVHcAWxzH8
berita dan informasi Badan Pengurus Pusat Badan Pengurus Daerah Pendaftaran Anggota Pakasaan divisi informatika





