Senin, 15 Juni 2015 Aliansi Makapetor Gabungan Ormas Adat Minahasa dengan tegas meminta kepada Pemkot
Manado untuk mengembalikan fungsi lahan eks Kampung Texas menjadi Taman Wisata
Religi sebagaimana keputusan awal. Pernyataan keras ini menyusul sikap
Pemkot Manado dalam hal ini wali kota yang dinilai
tidak mengindahkan apa yang menjadi tuntutan kami selama ini.
Sudah beberapa kali telah melakukan pertemuan dengan pemkot manado dan anggota dewan tapi permintaan selalu ditolak dengan berbagai alasan.
Untuk
diketahui dan agar supaya masyarakat tau akar persoalan yang terjadi pada ex
kampung texas, bahwa lahan tersebut sebenarnya telah mempunyai (ded) draft
enggenering design untuk di bangun taman wisata religi 6 miniatur rumah tempat
ibadah dari kristen katolik, protestan, islam, hindu, budha dan konghucu namun
ada satu tempat ibadah yang telah menguasai 3/4 lokasi tempat yang akan
dibangun taman wisata religi, yang notabene tanah tersebut adalah tanah milik
pemerintah daerah, karena ketidak tegasan pemkot
manado sehingga merubah rencana awal dari taman wisata religi hanya menjadi
graha religi yg tinggal dibangun menggunakan lahan sisa 1/4 dari tanah
tersebut. itulah yg memicu kami sebagai ormas adat dan tou minahasa untuk mengembalikan
rencana awal fungsi lahan tersebut ke taman wisata religi bukan graha religi
yang hanya tinggal menyisakan lahan yg tersisa, supaya tidak akan ada lagi yang
berkoar2 memprotes aksi kami yang selalu mengatakan kami tidak toleransi,
disini anda bisa lihat sapa sebenarnya yang tidak toleransi. karena tujuan kami
adalah baik untuk semua agama bukan hanya untuk satu agama, dan kemarahan kami
sebagai tou minahasa karena tidak dihargai oleh wakil2 rakyat yang ada di
gedung dewan yang meninggalkan kami dalam gedung dan tidak seorang pun yang
mendengarkan aspirasi kami.
Kami tidak akan berhenti sampai permintaan kami belum ditindaklanjuti.
Ini adalah jawaban kami bagi kalian tou minahasa
yang selalu memprotes kami, dan tanpa kalian sadari kalian tidak pernah berbuat
dan rela menahan lapar dan berpanas-panasan, berbasa2han untuk menegakan adat di
tanah minahasa, yang tanpa kita sadari perlahan tapi pasti mulai dikuasai dan
di duduki. dan kita terancam menjadi tamu di tanah sendiri. semua untuk tou
minahasa karena Kami berjuang untuk Minahasa. Mohon dukungan Doa dari Tou Minahasa yang peduli dengan tanah Minahasa dan Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung dan ikut serta dalam aksi kami ini.
I Jayat U Santi.
A.M.S
berita dan informasi Badan Pengurus Pusat Badan Pengurus Daerah Pendaftaran Anggota Pakasaan divisi informatika



