Ritual Sumela Kure yang dipimpin langsung oleh Tonaas Wangko Rinto Taroreh di Kota Bitung, tepatnya di lokasi Patung Dotu Xaverius Dotulong. Ritual Sumela Kure
itu sendiri intinya adalah
sebuah ritual ungkapan syukur kaitannya
dengan pembentukan atau membesarkan sebuah wadah (organisasi) di sebuah
wilayah, yakni “Pelantikan Pengurus Makatana Minahasa Pakasaan Bitung”.


Pada pelantikan yang dilaksanakan pada hari sabtu 8 Agustus 2015 dihadiri oleh pemerintah setempat dan Wakil Walikota Bitung Drs.Max Lomban. M.J Lomban dalam sambutannya secara garis besar hanya lebih mengingatkan
saja kepada anak-anak muda pada umumnya, dan lebih khususnya yang
tergabung di dalam organisasi Makatana Minahasa Pakasaan Bitung yang
baru terbentuk bahwa: “
Orang
Minahasa kalu kaluar kampung dulu musti Bahati-hati, balaki-laki kong
bagantong pa Tuhan. Generasi muda Minahasa musti jadi pencipta rasa aman
deng damai. Torang pe musuh bukang sapa-sapa. Torang pe musu:
kemiskinan.”
Alvis Metrico Sumilat
sebagai Ketua Makatana Minahasa usai melantik kepengurusan pakasaan
Bitung mengatakan; ikut merasa senang dan bangga melihat orang muda
Minahasa sudah semakin banyak yang sadar berbudaya, sekalipun banyak
juga distigma sesat
oleh golongan tertentu dan tetap mengacu pada visi dan misi makatana Minahasa. Ketua Umum juga menekankan bahwa; “Sekarang ini adalah jaman kebangkitan pemuda Minahasa”.
Ritual Sumela Kure ini dimulai pukul 15.00 – 19.00 wita dihadiri anggota Makatana Minahasa dan simpatisan yang ikut menyaksikan prosesi dilokasi pelaksaan ritual sumela kure.
@makatana_Minahasa.
berita dan informasi
Badan Pengurus Pusat
Badan Pengurus Daerah
Pendaftaran Anggota
Pakasaan
divisi informatika