MERA WARUGA

admin makatanaminahasa

 “Mera Waruga” di Wanua Mapanget menjadi momentum penting dalam menjaga dan menghormati warisan leluhur Tou Minahasa. Waruga yang dipindahkan merupakan Waruga Opo Maringka, salah satu Tumani / Hukum Tua ketiga Wanua Mapanget, yang menjadi simbol kepemimpinan dan jejak sejarah para pendahulu di tanah tersebut.

Proses pemindahan waruga ini bukan sekadar memindahkan sebuah peninggalan batu leluhur, tetapi juga menjadi dasar kekuatan Tou Minahasa dalam menjaga nilai tradisi dan penghormatan
terhadap leluhur. Waruga yang menjadi poros utama ini dipindahkan menuju lokasi Kantor Desa Wanua Mapanget, dengan jarak kurang lebih 300 meter dari lokasi awalnya dibawah arahan Tonaas Rinto Taroreh.
Tentunya kegiatan ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Dibutuhkan kerja keras, kebersamaan, dan semangat mapalus dari sesama Tou Minahasa agar setiap tahapan pemindahan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan penuh penghormatan terhadap nilai adat.
Panjang Umur semua , menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung kegiatan ini, khususnya Pemerintah setempat, masyarakat Wanua Mapanget, Pinaesa'an Ne Kawasaran, serta teman-teman dari Organisasi Masyarakat Adat Makatana Minahasa, Waraney Wuaya yang telah bersama-sama mengambil bagian dalam proses pemindahan waruga tersebut.Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dalam merawat warisan leluhur dan memperkuat persatuan Tou Minahasa.
Tulisan dari Divisi Kelung Umbanua - Ketua Sutra Siby.
Bidang Pelestarian Adat & Budaya Makatana Minahasa
Ketua Rielvan Sompie & Wakil Ketua Chandra D. Rooroh



berita dan informasi Badan Pengurus Pusat Badan Pengurus Daerah Pendaftaran Anggota Pakasaan divisi informatika